Tutorial Import Mesin dan Peralatan Industri dari China

Import peralatan atau mesin industri dari China adalah pilihan terbaik untuk memperoleh peralatan berkualitas dengan harga kompetitif. Namun, untuk bisa mendapatkan barang seperti ini harus melakukan prosedur import yang cukup panjang.

Jika Anda belum pernah mengimport peralatan berat sebaiknya jangan mencoba untuk melakukannya tanpa pengetahuan yang mendalam tentang import barang. Karena tanpa adanya pengetahuan seperti ini bisa mengakibatkan Anda bermasalah dengan hukum. Agar bisa melakukan import dengan lancar tanpa masalah sebaiknya ikuti tutorial import dari China yang ada di bawah ini.

Tutorial Import Mesin dari China

Import barang dari China dapat dilakukan dengan cepat dan lancar jika mengikuti tutorial yang ada di bawah ini.

Melakukan Riset Pasar

Sebelum import, sangat disarankan agar melakukan riset pasar supaya dapat menemukan supplier mesin yang tepat. Saat melakukan riset, Anda tidak harus pergi ke China untuk melihat dan menemui supplier secara langsung. Anda bisa memanfaatkan platform digital untuk mengetahui supplier mana yang menyediakan peralatan berkualitas dengan harga yang kompetitif.

Setelah menemukan supplier yang tepat, selanjutnya lakukan panggilan video dengan supplier untuk mengecek kondisi peralatan atau mesin yang mereka jual. Pastikan supplier sudah mempunyai sertifikat internasional atau produk-produk yang dijualnya sudah memenuhi standar keselamatan.

Selain itu, Anda juga perlu mengecek riwayat ekspor yang sudah dilakukan mereka ke Indonesia. Supplier yang bagus umumnya sering mengirim barang ke negara lain dan sudah benar-benar paham dengan persyaratan untuk bea cukai dan pabean di negara lain.

Pahami Regulasi dan Perizinan yang Berlaku

Banyak importir pemula mengalami permasalahan karena mempunyai keterbatasan pengetahuan tentang perizinan dan regulasi yang berlaku di Indonesia dan di China. Jadi penting sekali untuk mengerti dan memahami semua aturan yang berlaku supaya bisa terhindar dari masalah hukum yang bisa merugikan.

Kalau mau membeli peralatan industri sebaiknya cek dulu mesin yang mau dibeli, apakah sudah mempunyai kode HS atau belum? Mesin yang belum dilengkapi kode ini akan sulit untuk masuk ke Indonesia. Selain itu, pastikan juga mesin sudah memenuhi standar nasional Indonesia.

Kalau mesin yang dibeli bukan mesin baru, mainkan mesin bekas sebaiknya lebih berhati-hati karena import mesin bekas umumnya dilarang dan sangat dibatasi. Kalau ingin import mesin bekas maka harus mendapatkan surat izin dari Kementerian Perindustrian. Kalau tidak mengantongi surat izin ini maka bisa terkena sanksi pidana.

Lakukan Negosiasi Harga dengan Benar

Agar bisa mendapatkan mesin yang harganya tidak terlalu mahal maka perlu melakukan negosiasi dengan pihak supplier. Anda harus benar-benar menentukan bagaimana cara membayar biaya-biaya selama barang belum dikirim ke Indonesia.

Kalau Anda mengambil barang sendiri di pabrik milik supplier sebaiknya minta diskon atau potongan harga ke supplier. Dengan mendapatkan diskon maka tidak perlu menanggung biaya pengambilan serta biaya pengiriman barang ke pelabuhan dengan jumlah yang besar.

Tapi kalau supplier menawarkan diri untuk membayar biaya kirim sampai ke pelabuhan sebaiknya berhati-hati dengan penawaran ini karena sering muncul biaya tambahan yang dapat sangat merugikan. Jadi kalau ingin aman sebaiknya buat perjanjian tentang pembayaran biaya-biaya ini secara jelas.

Persiapkan Semua Dokumen Persyaratan

Agar import barang bisa berjalan lancar maka perlu mempersiapkan dokumen-dokumen persyaratan, contoh dokumen yang harus dipersiapkan sebagai berikut.

Packing list

Dokumen ini berisi informasi penting seputar paket pengiriman, contohnya informasi tentang berat bersih, berat kotor, jumlah paket dan dimensi kemasan.

Commercial Invoice

Berisi informasi tentang deskripsi mesin, seperti tipe, tahun pembuatan, nomor seri, merek, fungsi, spesifik dan kapasitas mesin.

Bill of Lading

Dokumen ini merupakan dokumen kepemilikan barang dari pihak pelabuhan.

Certificate of origin

Dokumen ini dapat memberikan keringanan biaya bea masuk.

Dokumen teknis tambahan

Dokumen tambahan berupa diagram kelistrikan, sertifikat kalibrasi dan brosur teknik juga perlu dipersiapkan karena sering diminta petugas bea cukai.

Semua dokumen persyaratan harus dilengkapi karena kalau tidak lengkap bisa membuat import digagalkan pihak berwenang. Kalau merasa kesulitan mengurus dokumen persyaratan maka sebaiknya baiknya meminta bantuan jasa import saja.

Melakukan Pengemasan

Setelah mendapatkan kesepakatan harga, selanjutnya tinggal melakukan pengemasan. Proses pengemasan ini harus dilakukan dengan benar agar mesin tidak rusak ketika sampai tujuan. Untuk menjaga kondisi mesin tetap bagus sebaiknya gunakan kayu yang solid dan gunakan lapisan bahan anti karat.

Selain itu, kemasan harus dipaku ke lantai kontainer supaya tidak bergeser ketika proses pengiriman dari pelabuhan China ke pelabuhan Indonesia. Agar terhindar dari kerugian akibat kerusakan sebaiknya lindungi paket pengiriman dengan asuransi. Produk asuransi ini bisa mencegah kerugian yang muncul karena kehilangan atau kerusakan paket pengiriman.

Selesaikan Proses Clearance di Bea Cukai

Setelah paket barang sudah sampai di pelabuhan Indonesia, Anda harus segera menyelesaikan proses clearance. Untuk menyelesaikan proses ini, Anda wajib membawa dokumen lengkap dan mengajukan PIB atau pemberitahuan import barang. Setelah mengajukan pemberitahuan ini, pihak bea cukai akan langsung menerbitkan surat persetujuan pengeluaran barang.

Tapi kalau dokumennya ada yang kurang maka akan dilakukan pemeriksaan dokumen ulang. Jika kasusnya adalah data yang tidak sesuai maka dilakukan pemeriksaan kondisi fisik paket barang dan dokumen secara menyeluruh. Jika proses ini sudah selesai, segera bayar semua biaya pajak agar paket barang bisa dikirim ke tujuan akhir.

Tips Terhindar dari Kesalahan Saat Import Mesin Industri

Kalau Anda tidak ingin melakukan kesalahan saat import mesin sebaiknya jangan melakukan import secara mandiri. Seharusnya Anda menyerahkan urusan import ini ke tenaga ahli yang sudah berpengalaman, seperti jasa import.

Jasa bisa memberikan bantuan yang sangat besar sebelum dan selama proses import berlangsung, contoh bantuannya yang diberikan yaitu merekomendasikan supplier mesin, membantu negosiasi, mengurus dokumen persyaratan, mengemas barang, melakukan pengiriman dan pengurusan di bea cukai.

Jasa import yang bisa memberikan bantuan seperti itu adalah jasa import terpercaya, seperti Wilhencargo. Jadi kalau ingin import mesin, peralatan Industri atau alat-alat berat lainnya bisa langsung menghubungi jasa ini melalui website resmi milik mereka.

Frequently Asked Questions

  1. Apa yang perlu dilakukan sebelum import mesin industri dari China? 

Hal yang harus dilakukan adalah memilih produsen atau supplier mesin terpercaya dan menentukan mesin yang akan dibeli.

  1. Bagaimana cara memeriksa kualitas peralatan atau mesin industri? 

Caranya adalah meminta video produk atau melakukan pengecekan langsung ke pabrik atau ke gudang supplier.

  1. Apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk import mesin dari China? 

Dokumen yang harusnya dipersiapkan adalah surat jual beli, surat izin import, surat perintah membeli, surat pengangkutan dan juga surat pembebanan bea cukai.

  1. Bagaimana cara terhindar dari kesalahan ketika import peralatan dari China? 

Caranya adalah menggunakan layanan jasa import yang dapat melakukan import barang sesuai prosedur yang berlaku.

Comments for this post are closed.